Misteri Kiyamat, Saya dan 2012

Saya dan penanggalan 2012

Angka dan perhitungan bagi banyak kalangan memiliki arti tersendiri. Bagi penyuka Jisong, Kiuh, Samyong, gapleh ,dsj., memiliki arti berbeda dengan penyuka shopping atau pengguna anggaran. Bagi saya Angka dan perhitungan adalah bagian dari keimanan, sebab Allah matematis. Tengoklah, Angka dan perhitungan menjadi bagian kalam Ilahi dan tersebar dalam ayat2 dalam Al-Quran. seperti seperenam, sepertiga, seperdelapan, tujuh puluh, seribu dsb.

Perhitungan dan angka dalam Al Quran adalah perhitungan yang akurat. Sebagai ukuran, penanda waktu dsb. Sangat berbeda dengan ukuran dan penanda waktu yang dibuat oleh manusia. 2012 adalh penanda waktu waktu dibuat manusia. Its oke jika memang waktu itu absolut. Ini yang menjadi bahan perdebatan saya dengan Prof Einstein, Maxwell dan Plank. Saya tegaskan saat itu bahwa dimensi waktu sangat tergantung pada dimensi ruang. so, dimensi ruang mana yang akan kita gunakan. Ruang bumi ? atau Alam semesta. Selain itu, untuk mendapatkan akurasi waktu maka seharusnya diketahui terlebih dulu usia alam semesta secara tepat, sayangnya usia alam semesta dengan perhitungan mundur teori Big Bang hanya menghasilkan kisaran waktu. Bukan exactly waktu 0 detik saat semesta tidak ada. Saya katakan pada mereka :Bukankah cahaya bintang yang kita lihat berasal dari bintang yang jauhnya jutaan tahun cahaya.

Cahaya yang kita lihat telah menempuh jutaan tahun cahaya untuk sampai ke mata kita. dan bisa jadi sebenarnya bintangnya sendiri sudah tidak ada ! Akhirnya Eisntein, Maxwell dan Plank sepakat bahwa waktu itu itu melengkung seperti gulungan kertas. artinya, bisa saja apa yang kita alami sekarang sebenarnya sudah selesai!

Lalu dari mana dasarnya angka 2012 dikatakan sebagai penanda waktu yang akurat.

2012 adalah tahun masehi, perhitungan tahun masehi telah beberapa kali berubah dengan penambahan bulan dan hari. Malah pada waktu saya masih aktif di Kekaisaran Romawi semua penduduk ditambah hitungan usianya beberapa tahun untuk menyesuaikan dengan perhitungan tahun yang baru.

Karena Dunungan saya saat itu ingin namanya diabadikan sebagai salah bulan dalam perhitungan Tahun. Misalnya; Jika saja Octu, Tono atau Ari sekarang berusia 27 tahun, tapi karena SBY menetapkan bulan baru setelah Desember maka Octu, Tono, Ari harus menambah 1 bulan x 27 tahun= 27 bulan, atau 2 tahun 3 bulan, maka usia mereka harus jadi 29 tahu 3 bulan. Akibatnya, karena mereka belum berkumis, maka mereka dipaksa harus punya kumis sebab usia 29 tahun adalah usia dengan kumis tumbuh lebat !

Pertanyaannya : ditahun berapakah sebenarnya kita berada? dan kapankah sebenarnya tahun 2012 itu? Nobody know exactly !

( to be continue )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.